Posted by kuroshironin |
Posted by kuroshironin |
Osunaarashi, pesumo muslim pertama yang ikut tournament tokyo tahun sekarang, dan jadi daya tarik, mungkin karena si mas itu Muslim, dari Mesir.
 Osunaarashi sekarang di kelas Junokuchi, divisi paling rendah (peringkat 6) pada kategori professional sumo division, tapi jangan kuatir.. masalah divisi.., bisa meningkat jika pesumo punya prestasi (hingga Makuuchi/highest division-numero uno). oh, saya lupa mengatakan bahwa nama aslinya Osunaarshi adalah Abdelrahman Ahmed Shaalan dan arti dari nama OSUNAARSHI berarti Badai Pasir Raksasa, nih kanjinya: 大砂嵐. tentu kita tahu kenapa dia memakai nama itu.., sepertinya memang kerana dia dari Mesir.

sumber : kuroshironin, 2012
Posted by kuroshironin |


Sakitnya Mustafa Kemal Attaturk menjelang sakaratul mautnya Sungguh-sungguh mengerikan. Abdullah ‘Azzam menulis, “…mustafa Kemal terserang penyakit dalam (sirrosis hepatitis ) dissebabkan alcohol yang terkandung dalam khamr. Cairan berkumpul di perutnya secara kronis. Ingatannya melemah, darah mulai mengalir dari hidungnya tanpa henti. Dia juga terserang penyakit kelamin (GO), akibat amat sering berbuat maksiat. Untuk mengeluarkan cairan yang berkumpul pada bagian dalam perutnya (ascites), dokter mencoblos perutnya dengan jarum. Perutnya membusung dan kedua kakinya bengkak. Mukanya mengecil. Darahnya berkurang sehingga Mustafa seputih tulang.
Selama sakit dia berteriak-teriak sedemikian keras hingga teriakannya menorobos sampai keteras istana yang ditempatinya. Tubuhnya tinggal berbalut kulit. Beratnya hanya 48 kg, giginya banyak yang tanggal hingga mulutnya hampir bertemu dengan kedua alis matanya. Badannya menderita demam yang sangat sehingga ia tidak bisa tidur tubuhnya juga mengeluarkan bau  bagaikan bau bangkai. Walau demikian, Mustafa Kemal masih saja berwasiat, jika ia meninggal maka jenazahnya tidak usah dishalati, “pada hari kamis, 10 November 1938 jam Sembilan lebih 5 menit pagi, pergilah Mustafa Kemal dari alam dunia dalam keadaan dilaknat di langit dan di bumi…,” tulis Abdullah ‘azzam.”


Sumber : Rizky Ridyasmara - Knight Templar, Knight Of Christ - Pustaka Al-Kautsar